Akhirnya aku keluar juga dari petapaanku......
Setelah sekian lama aku tidak berwisata keluar kota...
Sebenarnya aku bukan tipikal pria adventures atau penggila touring. Aku lebih senang menghabiskan waktuku dengan nongkrong bersama kawan - kawan atau hanya sekedar di kamar. Hal itu sudah cukup menghiburku. Didalam kamarku ini aku bisa melihat seluruh dunia bahkan aku bisa melakukan apapun yang aku mau. Maklumlah peralatan jaman sekarang sudah cukup canggih untuk membackup kegiatan - kegiatan itu.
Acara wisata di televisi aku rasa cukup untuk membawaku seakan - akan terbawa kesana. Situs jejaring juga sudah cukup strategis untuk menyapa kawanku seantero jagad. Pokoknya apapun bisa kulakukan disini. Semua sudah lengkap dan berpotensi menjadikanku makhluk menyebalkan dan individualistis. Terbesit benakku "akankah aku berubah seperti itu?". Lamunan - lamunan itulah yang membawaku untuk berkata "ya" saat adikku mengajakku berlibur ke suatu kota dimana tempat suaminya berasal. "Ya aku harus mencobanya...!!". Aku tak mungkin melewatkan kesempatan ini. Jalan - jalan gratis dan tujuannya ketempat yang aku belum pernah ku kunjungi.
Adalah kota Malang..... Sebelumnya aku hanya bisa melihat di permainan monopoli. Dimana objek wisata selecta mempunyai harga sewa yang lumayan tinggi dan harga hipotik yang juga tinggi sehingga kami berebut berebut untuk membelinya sebagai perangkap dan jebakan batman lawan kami.
Kota yang sejuk dan indah bagiku. Deretan ruko - ruko yang menghiasi kota, menjadikan kota ini dinamakan kota ruko. Aura kecintaan kepada pasukan biru yaitu AREMANIA sangat kental di kota ini. Tak ayal benderanya berkibar dimana - mana, disetiap sudut kota. Suananya benar - benar lain dari kotaku yang sekarang aku singgahi. Tanpa macet yang berkepanjangan, minim asap kendaraan, tidak begitu terik dan budaya yang sangat care dengan pendatang sepertiku itulah yang aku rasakan disini.
Baru kali ini aku merasakan 4 hari berturut - turut dalam keadaan fresh dan lupa akan semua masalah yang pelik. Apapun yang aku lihat disini indah dan menarik. Mungkin karena suasana hati yang menjadikan aku sedikit lebay dengan keadaan.
Cuaca pagi itu sangat cerah dans segar. Embun pagi yang sudah lama tak pernah kulihat, hawa dingin segar yang sudah lama juga tak pernah ku hirup dan aku rasakan, tanpa segala jenis polusi dipagi hari. Aku terasa sedikit canggung merasakannya. Sudah puluhan tahun aku tidak merasakan ini. Ini semua persis sama dengan kondisi waktu aku tinggal di cilacap dulu. Aku tak asing dengan embun dan segala jenis kesegaran di pagi hari. Selama aku berdomisili di kota ku sekarang ini, aku tak pernah lagi menghirup udara sesegar ini dan jarang sekali aku disapa oleh embun pagi. Lagi - lagi aku selalu mendengar gemuruh kendaraan, pasar, dan juga terik yang selalu mendera.Belum lagi asap - asap kendaraan yang bisa saja merenggut kesehatanku.
Keramahan selalu tercipta di setiap hari.. Sungguh damainya apabila aku merasakan ini setiap hari. Tanpa beban, tanpa pikiran dan selalu tersenyum. Disana juga aku menikmati hamparan bunga yang sangat indah di pandang. Mataku seakan - akan mendapatkan suatu terapi. Di sela - sela hari aku melihat pelangi yang selalu melengkung seakan - akan selalu tersenyum kepadaku. Hmmmmm begitu indah segalanya disana. Semua pelik, kesal dan capek aku benar - benar lupa saat itu.
Mungkin inilah awal dari rencana tuhan untuk memberikan aku kebahagiaan untukku. Mungkin mungkin dan mungkin...Semoga saja iya.... Entah kapan aku bisa kembali kesana... Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas ini adalah awal dimana aku mulai menikmati yang namanya traveling. Inilah saatnya aku membuka diri untuk mulai bisa mengawali semua rencana baruku. Aku harus menghibur diri.
Selama darahku
Masih mengalir di nadi
Selama itu pula
Aku akan bernyanyi
Setiap persinnggahan
Ada ribuan kenangan
Perjalanan ini
Tak akan pernah tergantikan...........
- perjalanan tak tergantikan (the rain)-


Tidak ada komentar:
Posting Komentar